Sejarah Kalurahan Plembutan

18 Mei 2026 11:21:47 WIB

PLEMBUTAN NYAWIJI ING MUKTI

Nglirwaake Pambeda, Manunggal Ngabekti lan Nguri-uri

— Persatuan dan kebersamaan dalam mewujudkan kebaikan dan kesejahteraan bersama.

 

               Berdasarkan Rijksblaad van Djogjakarta Nomor 12 Tahun 1916, Kalurahan Plembutan resmi berdiri pada 17 Mei 1916. Tahun 2026 menjadi penanda perjalanan panjang selama 110 tahun, usia yang bukan sekadar hitungan waktu, melainkan jejak keteguhan, pengabdian, serta warisan nilai yang terus hidup di tengah masyarakatnya. Dengan luas wilayah kurang lebih 533,8 km², Plembutan tumbuh menjadi bumi yang menyimpan sejarah, budaya, dan denyut kehidupan yang tak pernah padam.

               Riwayat berdirinya Plembutan hidup melalui cerita tutur yang diwariskan lintas generasi. Meski belum seluruh bukti tertulis berhasil ditemukan, kisah-kisah para tetua tetap menjadi cahaya yang menerangi ingatan kolektif masyarakat. Salah satu cerita yang paling dikenal mengisahkan tentang Demang Wiryo Secoko dan Demang Wiladeg yang memperebutkan wilayah Plembutan melalui adu lesung. Siapa yang mampu  menjalankan lesung lebih dulu hingga mencapai batas yang ditentukan, dialah yang berhak menguasai tanah Plembutan — sebuah wilayah yang kala itu dipercaya wingit dan sakral bagi para pertapa. Cerita tersebut bukan sekadar dongeng masa lalu, melainkan folklore yang hidup dan mengakar dalam identitas masyarakat Plembutan. Kisah itu telah dituliskan dalam cerita rakyat dan menjadi bagian dari kekayaan sejarah yang diwariskan lintas generasi.

               Selain melalui folklore, jejak sejarah Plembutan juga dapat ditelusuri melalui tatanan pemerintahan desa di wilayah Yogyakarta. Peraturan mengenai pembentukan desa diterbitkan oleh Paku Alam VIII melalui Kadipaten Adikarta. Kemudian, Sri Sultan Hamengku Buwono X sejak tahun 1912 mulai memaklumatkan pembentukan kalurahan dengan dasar hukum yang lebih jelas dan terstruktur. Dari sanalah fondasi pemerintahan Plembutan semakin kokoh berdiri.

               Bumi Plembutan adalah bumi yang dianugerahi kemuliaan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa. Di tanah ini, penghormatan kepada para leluhur tak hanya diwujudkan melalui tutur kata, tetapi juga melalui upaya menjaga peninggalan sejarah, artefak, serta warisan budaya yang dahulu menjadi bagian dari perjalanan membangun wilayah ini. Tradisi dan adat istiadat tetap dirawat sebagai kekayaan lahir dan batin yang memperkuat jati diri masyarakat. Setiap tradisi yang dijaga mengandung filosofi tentang perjuangan, keteguhan, dan penghormatan terhadap kehidupan yang telah ditempuh para leluhur.

               Kalurahan Plembutan mengangkat Lurah sebagai pemimpin kalurahan sejak pertama kali maklumat kalurahan terbentuk. Lurah pertama yaitu :

 Lurah Sadu (Tahun 1916 – 1925).

  1. Lurah Katung (1925 – 1943).
  2. Lurah Parjan (1943-1948)
  3. Lurah Jalan (1948- 1965)
  4. Lurah Sariman (1981-1995)
  5. Lurah Kristakno (1996-2014)
  6. Lurah Dra Edi Supriyanti (2015-2021)
  7. Lurah H. Sukono (2021-2029)

 

               Seperti benih yang ditanam dengan kesungguhan akan tumbuh dan berbuah, demikian pula Plembutan berkembang menjadi kalurahan yang kaya akan potensi. Sandang dan pangan tercukupi, sumber daya alam dan manusianya saling menguatkan. Beragam potensi yang dimiliki tidak menciptakan sekat-sekat perbedaan, tetapi justru menjadi jembatan untuk saling bersinergi demi mengangkat martabat kalurahan. Dan mtanpa banyak disadari, masyarakat telah terikat dalam satu ikatan batin yang kokoh: bersatu menuju kesejahteraan, menyingkirkan perbedaan, bekerja bersama, dan terus menghormati perjuangan para leluhur.

 

PLEMBUTAN NYAWIJI ING MUKTI

1916 :“Anggana Manunggal Manjing ing Bumi. Gandheng ceneng, manunggal ing kaluwihan lan kekuranganing urip.”

 

 

Plembutan, 17 Mei 2026

Penulis Paparan Sejarah : Ermawati, S.Pd

Dibacakan dalam Upacara Peringatan HUT 110 Kalurahan Plembutan

 

Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Komentar Terkini
  • Admin
    aamiin, matur nuwun....baca selengkapnya
    13 Agustus 2026 08:41:51 WIB
  • SURONO
    Semoga dengan kebersamaan membawa masyarakat Plemb...baca selengkapnya
    10 Agustus 2026 12:23:35 WIB
  • Sekretariat Pemkal Plembutan
    Maturnuwun, terimakasih dukungannya dan saran sara...baca selengkapnya
    27 Juli 2026 08:08:56 WIB
  • surono
    Nderek bingah RT.026 saget sasap juara 1, monggo n...baca selengkapnya
    22 Juli 2026 20:34:49 WIB
  • Sekretariat Pemkal Plembutan
    Maturnuwun, terimakasih dukungannya dan saran sara...baca selengkapnya
    18 Mei 2026 09:25:42 WIB
  • abureka
    Luar biasa, berhasil memanfaatkan potensi partisip...baca selengkapnya
    18 Mei 2026 05:29:55 WIB
  • techno IPTEC
    mengenal AI atau kecerdasan buatan adalah bahasan ...baca selengkapnya
    21 Maret 2025 11:37:09 WIB
  • Surono
    Semoga Pembangunan di Kalurahan Plembutan semakin ...baca selengkapnya
    28 Desember 2024 08:54:45 WIB
  • teknologi digital
    mengenal AI atau kecerdasan buatan sangatlah infor...baca selengkapnya
    23 September 2024 14:04:09 WIB
  • IBN
    Terimakasih atas kunjungan di web Kalurahan Plembu...baca selengkapnya
    21 September 2024 11:07:18 WIB
Galeri Foto
PROFIL KALURAHAN PLEMBUTAN
Translate
Webstat
PENGADUAN MASYARAKAT
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial